Mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 115 Laksanakan Program EcoGrow di Desa Bulo Wattang

26 Januari 2026
adminDua
Dibaca 33 Kali
Mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 115 Laksanakan Program EcoGrow di Desa Bulo Wattang

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) Andita Amanda Putri Penanggung jawab proker melaksanakan program kerja bertajuk EcoGrow (Inovasi Urban Farming Hortikultura Berbasis Aquaponik untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan) di Desa Bulo Wattang, Kecamatan Panca Rijang, Kota Sidenreng Rappang.

 Masyarakat desa Bulo Wattang memiliki permasalahan terkait keterbatasan lahan pekarangan yang kurang dimanfaatkan secara optimal, meningkatnya kebutuhan pangan rumah  tangga, serta ketergantunga pada bahan pangan dari luar desa yang berdampak pada perekonomian masyarakat. Di sisi lain, minimnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat desa terkait teknologi pertanian sederhana dan ramah lingkungan juga menjadi kendala utama dalam upaya pemenuhan pangan mandiri. Program EcoGrow hadir sebagai solusi atas permasalahan tersebut dengan menawarkan inovasi pemanfaatan galon bekas sebagai media aquaponik yang dapat diterapkan di lahan sempit, hemat air dan berbasis bahan sederhana.

Program EcoGrow merupakan inovasi pemanfaatan galon bekas sebagai media aquaponik yang di aplikasikan di pekarangan rumah. Program EcoGrow  melakukan budidaya ikan dan tanaman hortikultura dalam satu sistem aquaponik. Sistem ini memanfaatkan limbah organik ikan sebagai sumber nutrisi tanaman, sehingga mampu menghemat penggunaan air, lahan, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Melalui program ini, Andita Amanda Putri memberikan sosialisasi serta pelatihan langsung kepada masyarakat mengenai cara pembuatan dan perawatan instalasi aquaponik menggunakan bahan sederhana dan ramah lingkungan. Tanaman yang dibudidayakan dalam sistem ini antara lain kangkung, sawi, dan selada yang mudah dirawat dan cepat dipanen. Sesuai yang disampaikan oleh Andita Amanda Putri, bahwa program ini dirancang sebagai solusi aplikatif yang dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat. Program EcoGrow diharapkan dapat menjadi model pemanfaatan pekarangan rumah yang produktif dan berkelanjutan.

Selain praktik langsung pembuatan  instalasi aquaponik dari galon bekas, mahasiswa juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai teknik perawatan tanaman dalam sistem aquaponik. Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari masyarakat karena di nilai sederhana, murah, dapat di aplikasikan di lahan sempit seperti pekarangan rumah serta ramah lingkungan.

Mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 115 berharap program EcoGrow dapat menjadi solusi kreatif dalam pemanfaatan pekarangan rumah untuk mewujudkan ketahanan pangan. Program ini juga di harapkan dapat terus dikembangkan.

 

*KKN-T 115 UNHAS*